BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan, jarak optimal penyuntikan vaksin berbeda beda tergantung jenis vaksin yang disuntikan.
“Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa jarak penyuntikan dosis satu dan kedua bergantung pada jenis vaksin yang diterima pertama kali,” kata Ketua Satgas Sugianto Sabran melalui Kepala Bagian Kehumasan Satgas Agus Siswadi dalam rilis tertulisnya.
Ia menjelaskan, untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac dan Bio Farma, waktu terbaik menerima dosis kedua adalah 28 hari setelah penyuntikan pertama.
Sedangkan untuk vaksin Covid-19 yang produksi AstraZeneca, dosis kedua optimalnya diterima 12 minggu setelah penyuntikan dosis pertama.
“Vaksin bukanlah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat,” tambahnya.
--page
Bahkan, lanjut dia, setelah mendapatkan vaksin pun upaya perlindungan yang bisa dilakukan adalah disiplin protokol kesehatan (prokes) dimanapun berada. (HERMAWAN DP/B-7)









