BORNEONEWS, Palangka Raya - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kalteng memantau harga dan stok kebutuhan pokok, Senin, 19 April 2021. Sasaran pemantauan kali ini yakni kawasan Pasar Besar Palangka Raya dan Gudang Bulog Jalan Cilik Riwut km 7 Palangka Raya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalteng, Aster Bonawaty mengatakan, pemantauan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama instansi terkait saat menjelang Hari Besar Keagamaan.
"Dalam pemantauan ini kita bekerjasama dengan Polda Kalteng, BPOM, Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Dinas TPHP Kalteng, Dinas Kesehatan Kalteng, Dinas ESDM Kalteng, dan Perum Bulog," ucapnya.
Tim gabungan itu memantau harga dan stok kebutuhan pokok yang ada di Palangka Raya.
Adapun kendala-kendala yang ditemukan pada saat melaksanakan pemantauan di lapangan akan ditampung serta dianalisa, yang selanjutnya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait.
Salah satu temuan saat pemantauan yakni penaikan harga gula pasir dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12.500 per kilogram. Namun di lapangan ada yang menjual seharga Rp 13.000 per kg.
--page
"Kita tanyakan kenapa harganya naik, salah satunya yakni kendala transportasi. Nanti kita akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk ini," pungkasnya. (DONNY D/B-11)









