BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Previnsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan kendala dalam melakukan percepatan vaksinasi untuk kelompok lansia adalah keterbatasan pergerakan dan kekhawatiran terhadap vaksin.
“Lansia punya bebrapa keterbatasan yang pertama saat ini pergerakannya untuk capaian vaksinasi terlihat lamban. Satu yang tadi, pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan pada tahap 2 termin II,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, Sofia Wirda Antemas, Senin 19 April 2021.
Selain itu lansia juga sepertinya untuk berebut dengan pelayanan publik yang lainnya cukup sulit, lansia juga memiliki keterbatasan akses transportasi.
“Lansia ini juga tidak akan bisa mendatangi fasilitas kesehatan tanpa ada yang mengantarkan,” tuturnya.
Kemudian tidak hanya masyarakat umum kebanyakan lansia juga banyak yang minim pemahaman terkait pentingnya vaksin. Masih ada kekhawatiran vaksin bisa berpengaruh buruk terhadap kondisi kesehatan.
--page
“Mereka menganggap dirinya yang ada komorbid atau penyakit bawaan. Akhirnya menjadi agak ragu apakah nanti saat divaksin tidak memperparah penyakit yang diderita,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)









