SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur diimbau agar mewaspadai peredaran uang palsu selama bulan suci Ramadan, sehingga harus teliti saat bertransaksi menggunakan uang kertas. 

"Masyarakat tetap harus waspada dengan uang palsu, walaupun saat ini di Kotim belum ada ditemukan peredaran uang palsu," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin, 19 April 2021. 

Hal itu diungkapkan Jakin, karena tidak menutup kemungkinan di bulan yang penuh berkah ini, ada saja segelintir orang yang memanfaatkan untuk mengedarkan uang palsu. Demi mendapatkan keuntungan pribadi mereka. 

Sehingga untuk menghindari agar tidak menjadi korban. Terapkan 3D setiap menerima uang. Yakni, dilihat, diraba, dan diterawang. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar terhindar dari korban uang palsu. 

"3D menjadi acuan kita, agar tidak menjadi korban uang palsu," katanya. Dia juga berharap kepada masyarakat agar lebih banyak melakukan transaksi secara elektronik.

--page

Karena selain menghindari peredaran uang palsu, juga dapat menghindari penyebaran Covid-19. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)