BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jajaran Babinsa Kodim 1014 Pangkalan Bun mengikuti workshop sebagai petugas Tracer Covid-19 yang digelar oleh Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah secara virtual.
Kasdim Mayor Inf Edy Sucipto berharap melalui workshop tracing Covid-19 ini diharapkan para pendukung satgas penanganan Covid-19, dalam hal ini pemerintah desa, Babinsa dan kader kesehatan desa, bisa turut andil membantu tenaga kesehatan dalam upaya penanganan dan pencegahan virus Covid-19 di daerah khususnya di daerah binaannya.
"Kami mengharapkan dengan adanya workshop tracing dapat terlihat hasilnya serta agar cepat penanganan dan pencegahan menularnya virus Covid-19 di wilayah binaannya," ujarnya, Rabu 21 April 2021.
Melalui kegiatan ini diharapkan penularan dan penyebaran virus Covid-19 dapat ditekan dan diminimalisir semaksimal mungkin.
Dengan optimalisasi tracing ini dan peran serta Babinsa maka segera bisa mengetahui dan mendeteksi dengan cepat.
--page
"Babinsa sangat berperan dalam penanganan dan pencegahan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ungkapnya.
Dia menambahkan dalam pelaksanaan di lapangan seorang Babinsa harus bisa bersinergi dengan Babinkamtibmas, serta petugas kesehatan yang sama - sama merupakan ujung tombak.
"Karena mereka berhubungan langsung dengan masyarakat di wilayah desa binaannya, maka sangat diperlukan kekompakan dan kewaspadaan tinggi," terangnya. (DANANG/B-6)









