BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Barito Selatan siap bersinergi dengan SOPD terkait menurunkan angka stunting.

“Prinsifnya kami siap bersinergi dalam rangka penanganan dan pencegahan stunting dengan SOPD terkait,” kata Plt kepala DP3AP2KB Barsel, Adriansyah, Rabu 21 April 2021.

Pihaknya juga sebagai salah satu bagian SOPD yang melakukan intervensi pencegahan stunting dengan sasaran 3.631 keluarga yang tersebar di 6 kecamatan.

“Dalam hal ini kita sejak 2020 sampai 2021 ini telah dibiayai anggaran untuk pelaksanaan tersebut dari DAK BOKB nonfisik,” bebernya.

Dia menjelaskan beberapa kegiatan yang dilaksanakan tersebut diantaranya edukasi dan sosialisasi kesehatan reproduksi dan intervensi 1.000 hari pertama kehidupan.

--page

Sasaran kesehatan reproduksi ini remaja, pasangan calon menikah dan pasangan usia subur. Sementara 1.000 hari pertama kehidupan sasarannya ibu hamil dan keluarga baduta.

“Program ini kita laksanakan dengan maksimal serta bersinergi dengan OPD terkait akan mencapai target nasional penurunan angka stunting pada tahun 2024 mendatang 14 persen,” ucapnya.
“Setiap tahun kita bisa menurunkan maksimal 2,5 persen,” imbuhnyaa. (URIUTU DJAPER/B-6)