PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berbagai lembaga pendidikan mulai bersiap menghadapi wacana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada tahun ajaran baru Juli 2021.

Salah satunya seperti MTsN 1 Palangka Raya yang sudah merencanakan metode pengajaran selama penerapan PTM secara terbatas dengan target penggunaan 50 persen kapasitas ruang pada tahun ajaran 2021/2022.

“Sebelum memulai PTM terlebih dahulu kami lakukan poling ke orang tua dan wali murid, terkait persetujuan untuk anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka,” kata Kepala MTsN 1 Palangka Raya, Rita Sukaesih, Rabu 21 April 2021.

Rita menyampaikan hasil poling akan menentukan peserta yang akan mengikuti PTM. Karena diakuinya sekolah tidak bisa melakukan pemaksaan untuk mengikutsertakan muridnya dalam PTM.

“Januari lalu kami juga melakukan survei dan hasilnya sekitar setengah dari orang tua tidak setuju dengan PTM, namun setengahnya lagi mendukung PTM,” sebutnya.

--page

Jika memang poling untuk tahun ajaran baru nanti 100 persen setuju maka akan dilakukan penjadwalan dengan kapasitas maksimum 50 persen dari biasanya.

Namun jika memang hanya 50 persen yang setuju PTM, maka yang setuju tersebut mengikuti pembelajaran tatap muka sedangkan sisanya tetap akan difasilitasi dengan pembelajaran secara daring. (HERMAWAN DP/B-6)