BORNEONEWS, Palangka Raya - Sesuai keputusan bersama empat menteri, sejumlah sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) akan mengurangi jumlah jam pelajaran.
Hal ini rencananya juga akan diterapkan di MTsN 1 Palangka Raya. Sekolah akan memangkas jam pelajaran yang biasanya penuh menjadi 3 jam pelajaran perharinya.
“Kami melakukan pembatasan, jadi saat PTM nanti rencananya hanya 3 jam pelajaran setiap harinya, dengan jeda istirahat setengah jam,” kata Kepala MTsN 1 Palangka Raya, Rita Sukaesih, Rabu 21 April 2021.
Ia mengatakan saat jam istirahat siswa tidak diperbolehkan untuk berkeliaran ataupun berkumpul. Istirahat sekedar untuk melepas penat dan mencegah munculnya rasa bosan.
Rita menegaskan tenaga guru dan staf sekolah hampir semua sudah divaksin Covid-19. Hanya dua orang guru yang tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.
--page
“Hampir seluruh guru sudah divaksinasi Covid-19. Pada intinya kami siap melaksanakan PTM, kalaupun ada orang tua yang tidak setuju PTM, tetap kami fasilitasi lewat pembelajaran secara daring,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)









