TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 26 wartawan dari berbagai media di Barito Timur menerima vaksinasi covid-19 tahap I di RSUD Tamiang Layang, Kamis, 22 April 2021.

Pemberian vaksin kepada insan pers ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Barito Timur, mengingat wartawan termasuk kategori rentan tertular covid-19 karena profesi tersebut menuntut mereka sering bertemu orang banyak saat menjalankan tugas jurnalistik.

Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Barito Timur, Ampiansyah yang turut menerima vaksin bersama wartawan menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19.

"Tidak terasa sakit dan tidak ada gejala apa pun yang saya alami selama observasi 30 menit, jadi teman-teman yang belum divaksin tidak perlu takut," ujarnya usai vaksinasi.

Dia berharap masyarakat Barito Timur khususnya target vaksinasi berikut turut mendukung program vaksinasi ini agar Barito Timur terbebas dari penularan covid-19 dan masyarakat dapat beraktivitas dengan leluasa.

--page

Tamiati Dewi, wartawan Tabloid Demokrasi Post juga mengaku tidak mengalami gejala apa pun yang menunjukkan efek samping dari vaksin yang diterimanya.

"Rasanya biasa saja, seperti digigit nyamuk setelah disuntik vaksin covid-19," ungkapnya bercanda usai disuntik vaksin.

Senada dengan Ampiansyah, Dewi menyampaikan kepada  wartawan lain maupun masyarakat umum yang belum menerima vaksin agar tidak takut saat tiba waktunya vaksinasi covid-19.

"Jangan punya pikiran yang aneh-aneh supaya imun tubuh kita tetap vit dan sehat. Saya berharap teman-teman wartawan sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi agar memberikan contoh yang baik kepada publik dan ikut mensukseskan program vaksinasi covid-19," katanya.

"Yang sudah terima vaksin jangan lupa tetap disiplin protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan serta menghindari kerumunan," pesan Dewi. (BOLE MALO/B-5)