BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau akan mendirikan pos perbatasan Palangka Raya menuju Banjarmasin tepatnya di Kawasan Perkantoran Dinas Perhubungan, Kantor DPRD Pulpis dan Kantor Bupati Pulpis, dan Jalan Trans Kalimantan untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta mendekati lonjakan arus mudik Hari Raya Idul Fitri.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pulang Pisau H. Supriyadi mengatakan, pihaknya membahas tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektor yang dilaksanakan oleh Kapolri RI dalam upaya pengamanan, penjagaan arus lalu lintas, serta menerapkan Protokol Kesehatan secara disiplin.
“Jangan takut dengan Virus Corona, asalkan konsep-konsep protokol kesehatan dilakukan dengan disiplin, taat dan berkesinambungan, dengan tanpa melupakan syariat beragama, yakni Keyakinan dari dalam Hati agar terbebas dari Corona 5M yang selalu digaungkan oleh Pmerintahan Pusat,” tandas H. Supri, Kamis, 22 April 2021.
Akibat larangan pemerintah mengenai mudik tersebut, katanya, membuat para masyrakat melakukan perjalanan terlebih bdahulu sebelum Hari Raya Tiba, dengan melewati jalur air yakni Kapal dari Pelabuhan Bahaur, Pulpis, Kalteng menuju Pacitan, Jawa Timur.
--page
“Kalau melihat arus mudik sekarang semakin meningkat, jadi kadang-kadang masyarakat mensiasati dengan berangkat duluan sebelum Perayaan Hari Raya, namun kalau bisa kami berharap agar masyarakat mengindahkan Anjuran Pemerintah supaya berdiam diri di wilayah masing-masing, daripada nanti bertemu keluarga malah menyerbabkan klaster baru,” ungkapnya.
Lanjutnya, jika memungkinkan wilayah jalan trans kalimantan kilometer sepuluh, sekitaran lokasi rumah makan candi laras tempat para pengendara travel beristirahat, perjalanan baik dari Palangka Raya-Kapuas-Banjarmasin maupun sebaliknya, pos akan didirikan juga dengan besinergi antara Satlantas Polres Pulpis, Satpol PP Pulpis, dan Dinas Perhubungan serta petugas Kesehatan bila dianggap perlu.
“Kita masih menunggu tindak lanjut dari Pihak Satlantas Polres Pulpis dan Satgas PP Covid-19 Pulpis lagi untuk mengkoordinasi kami dalam melakukan pengamanan, pengawasan dan pengarahan serta imbauan berupa sosialisasi kepada masyarakat yang didapatkan sedangb melakukan perjalanan,” ucapnya.
Para petugas pun tetap diberikan perlengkapan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya, sekalipun sedang berpuasa ditengah ancaman penularan Virus Corona dengan profesional dan prosedural yang ada.
”Paling tidak kita sudah berusaha dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas imun tubuh kita, dengan harapan hidup hari ini untuk besok, selebihnya Allah Yang Maha Kuasa mengaturnya,” pungkasnya. (DENNY/B-5)









