BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memasuki hari ke 11 Ramadan 1442 H/2021, jumlah atau volume sampah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami peningkatan. Dalam sehari jumlah sampah bisa mencapai 55 ton.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kotawaringin Barat, Muhammad Robiannor mengatakan selama Ramadan ini pihaknya mangakui jika ada peningkatan jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).
"Biasanya dalam sehari mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) sebanyak 48 sampai 50 ton per hari, namun selama puasa bisa mencapai angka 55 ton," kata Robi, Jumat 23 April 2021.
Dalam bulan Ramadan ini ada penambahan rata-rata volume sampah tertangani 3 sampai dengan 5 ton perharinya, jika dibandingkan hari biasa.
Peningkatan volume sampah ini disinyalir perubahan pola makan dan meningkatnya aktivitas masyarakat di rumah. Terlebih volume sampah akan meningkat ketika musim buah.
--page
"Untuk wilayah penanganan sampah kota Pangkalan bun dan Kumai. Peningkatan sampah ini didominasi oleh sampah organik," katanya.
Guna mensiasati hal itu, DLH Kotawaringin Barat melakukan penambahan jadwal armada angkutan sampah agar tidak terjadi penumpukan.
"Biasanya pengangkutan pagi saja, sekarang kita tambah pengangkutan untuk jam siang dan sore untuk bertugas menyisir sisa sampah tercecer dan juga sampah buangan baru di TPS dan jalur yang sudah terjadwal," ungkapnya.
Untuk itu pihaknya menghimbau masyarakat mulai mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, dan membiasakan melakukan pemilahan di lingkungan.
"Diharapkan masyarakat dapat mengurangi kemasan sekali pakai dan juga bersama-sama menjaga kebersihan dengan memilah sampah dari rumah," pungkasnya. (DANANG/B-6)









