KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Sebagai upaya antisipasi kerawanan terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, maka anggota Polsek Seruyan Hilir lakukan berbagai langkah.

Seperti dilaksanakan di Desa Sungai Bakau, personel Polsek Seruyan Hilir bersama pemerintah desa melaksanakan kegiatan pendinginan di titik rawan terjadinya karhutla.

Kapolsek Seruyan Hilir Ipda Fahroni mengatakan proses pendinginan di lokasi rawan karhutla sangat diperlukan, sebab saat ini intensitas terjadinya hujan sudah sangat menurun.

“Dengan menurunnya intensitas hujan, maka sangat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sehingga kita lakukan upaya pendinginan dibeberapa titik rawan,” jelasnya, Sabtu 24 April 2021.

Proses pendinginan dilakukan dengan penyemprotan air untuk pendinginan di lahan yang rawan terjadinya kebakaran.

Warga Desa Sungai Bakau turut diberikan sosialisasi terkait pentingnya peran masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

--page

“Diharapkan seluruh masyarakat bisa berperan aktif membantu mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” harapnya.

Dalam sosialisasi ini personel Polsek Seruyan Hilir turut menyampaikan maklumat Kapolda Kalteng terkait larangan membuka lahan dengan cara dibakar.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat dan sinergitas seluruh elemen dan mudah-mudahan terwujud Seruyan bebas dari asap dan bencana karhutla bisa kita diminimalisasi,” tandasnya. (FAHRUL/B-6)