PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Kibue mengatakan titik hotspot api di wilayah Kalteng sudah mencapai 181,95 hektare, Sabtu 24 Apri 2021.

Data ini berdasarkan hasil pemantauan dari citra satelit Satelit Terra, Aqua dan SNPP yang dipercaya keakuratannya antara Low ?29%, Medium 30% C(%)? 79% dan High C% ? 80%.

Sampai 23 April 2021 luas kebakaran yang terjadi di kabupaten dan kota. Di Kabupaten Barito Utara saja mencapai 1,99 hektare, Kabupaten Katingan mencapai 11,2 hektare.

Sedangkan di Kabupaten Kotawaringin Timur 8,5 ha, Lamandau 8,59 ha, Kota Palangka Raya 39,23 ha, Kabupaten Murung Raya 1,7 ha.

Lalu Kabupaten Pulang Pisau 5 hektare, Kabupaten Seruyan 1 ha, Kabupaten Kotawaringin Barat 74,65 ha, Kabupaten Sukamara 40 ha.

--page

"Data ini akan terus bertambah jika kesadaran pemilik lahan rendah dan terus menerus melakukan pembersihan lahan masih dengan cara dibakar," tutupnya. (NOPRI/B-6)