BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jalan eks Pertamina sepanjang 60 kilometer yang membentang antara Desa Bentot hingga Telang Baru sampai saat ini belum jelas pengelolaannya. Karena itu CV Mandiri Jaya Makmur atau MJM bersama perusahaan lain yang menggunakan jalan tersebut berinisiatif untuk melakukan pemeliharaan.
"Seluruh perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Barito Timur, baik perusahaan tambang batubara, kayu, galian C dan perkebunan sawit yang melintasi jalan eks Pertamina telah sepakat untuk bergotong-royong memperbaiki ini demi kenyamanan masyarakat yang melintas dan kelancaran kegiatan usaha di bidangnya masing-masing," ungkap Public Relations CV MJM, Santo saat ditemui di lokasi, Minggu, 25 April 2021.
Dia menjelaskan, CV MJM mendapatkan bagian pemeliharaan dari muara jalan hauling di Desa Jaweten sampai dengan wilayah Dusun Hepung Wewai Desa Balawa
"Kemarin kita sudah mengikuti pertemuan bersama beberapa perusahaan lainnya yang ikut menggunakan jalan eks Pertamina dan telah sepakat untuk berbagi wilayah maintenance," jelasnya.
Dia menambahkan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, CV MJM juga secara rutin akan melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan Hauling serta menyiapkan armada penyiraman jalan.
--page
"Supaya saudara-saudara kita, masyarakat di wilayah ini khususnya Desa Jaweten sampai Hepung terhindar dari debu yang ditimbulkan armada hauling saat melintasi perkampungan," imbuhnya.
Santo juga berharap, dengan kemampuan masing-masing perusahaan yang ikut menggunakan jalan eks Pertamina ini, pemeliharaan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan spot-spot pemeliharaan masing-masing yang telah disepakati. (BOLE MALO/B-5)









