BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kota Manis Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah mendapat belasan Piala Adipura. Raihan itu merupakan penghargaan bagi kota yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.
Untuk menjaga predikat sebagai kota kecil yang bersih, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar mengoptimalkan peran dan fungsi Satuan Tugas (Satgas) Zero atau Nol (0) Sumbatan.
Kepala Dinas PUPR Kobar Juni Gultom menjelaskan, tugas Satgas Zero Sumbatan memastikan seluruh drainase, parit dan sungai yang ada di dalam kota bebas dari sampah dan tumbuhan liar. Sehingga lingkungan perkotaan menjadi bersih dan sehat.
"Sejak awal tahun ini kira - kira secara total kurang lebih sudah 5 kilometer drainase, saluran sekunder dan sungai yang sudah kita bersihkan," ujar Juni Gultom.
Lanjut Juni, hampir setiap hari anggota satgas zero Sumbatan secara berkelompok, mereka bekerja untuk membersihkan sejumlah saluran air yang dinilai mampet dan ditumbuhi semak belukar.
--page
"Mereka satgas zero sumbatan saluran, setiap harinya menerjunkan 8 orang. Mereka bergerak mobile atau keliling setiap hari," ungkapnya.
Dinas PUPR berharap, saat memasuki kondisi curah hujan yang tinggi, maka tidak ada lagi saluran air yang tersumbat di dalam kota. Untuk itu, pihaknya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Kami akan terus berupaya untuk membangun dan merespon setiap keinginan dan keluhan masyarakat, demi terciptanya lingkungan yang bersih dan indah di Kobar," jelasnya.
Untuk itu, tambah Juni, pihaknya berharap partisipasi masyarakat, dengan cara rutin bergotong royong dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.
"Kami menghimbau masyarakat bersama-sama ikut menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara bergotong royong," pungkasnya. (DANANG/B-7)









