BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyampaikan, kelompok Lanjut Usia (Lansia) memiliki kerentanan terhadap Covid-19. Bahkan, angka kematian tinggi sampai 48,3 persen.
“Penting untuk diingat, Lansia merupakan populasi yang mendominasi kematian akibat Covid-19 dengan persentase 48,3 persen,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito.
Wiku Adisasmito menyarankan tradisi mudik untuk tahun ini sebaiknya ditunda sementara, karena dapat membahayakan keluarga yang masuk kelompok Lansia (lanjut usia).
Seperti diketahui, tradisi ini umumnya dipenuhi interaksi fisik, seperti berjabat tangan yang berpotensi menjadi titik awal penularan Covid-19.
“Oleh karena itu, pemerintah meminta masyarakat untuk mengurungkan niatnya menjalankan kegiatan mudik untuk melindungi diri sendiri dan keluarga di kampung halaman,” sebut dia.
--page
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat pesan dari Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo yang menyatakan bahwa masyarakat yang sudah memiliki hasil tes negatif, tidak berarti sepenuhnya bebas dari Covid-19 karena peluang tertular di perjalanan ke kampung halaman masih terbuka lebar. (HERMAWAN DP/B-7)









