BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Kotawaringin Barat (Kobar) membuat terobosan yang bisa dibilang inovatif, dengan membuka usaha yang diberi nama 'IPSI Mart'.
Unit usaha yang dibangun oleh jajaran pengurus IPSI Kobar ini bergerak di bidang penjualan sayur yang dilakukan secara online atau dalam jaringan.
Ketua IPSI Kobar, Rizky Aditia Putra mengungkapkan untuk melakukan pembinaan terhadap seluruh cabang olahraga pencak silat membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Mengingat, IPSI Kobar sendiri memiliki lebih dari dua puluh organisasi dan perguruan silat yang perlu dibina secara berkelanjutan.
"Kami dari IPSI bersama - sama mencari formula baru untuk mencari dana kas untuk kebutuhan operasional dengan usaha sayur mayur ini. Kami namai 'IPSI Mart' dengan sistem jual beli online," kata Rizky pada Minggu, 25 April 2021.
Lanjutnya, Rizky Aditia Putra yang juga sebagai anggita DPRD Kobar ini menuturkan, jika pembiayaan organisasi keolahragaaan tidak hanya bergantung pada anggaran daerah dan sponsorship saja, melainkan perlu inovasi dari pihak pengurus.
--page
"Pada dasarnya cabor itu kekurangan dana untuk operasional dan target prestasi. Namun kebanyakan masih mengharap APBD dan pihak sponsor. Untuk itu sudah saatnya kita juga harus berinovasi dan mandiri untuk kemajuan cabor," ungkap Rizky.
Rizky menerangkan, dalam menghadapi Porprov Kalteng tahun 2022 dibutuhkan kesiapan yang matang, guna bersaing dengan kabupaten lain. Kesiapan yang matang mulai dari kesiapan atlet dan juga tidak lepas dari pendanaan.
"Jadi Goalnya (tujuan) itu ya prestasi, tapi omong kosong tanpa dana yang besar buat pembinaaan. Nah satunya jalan ya lewat wirausaha inilah," tegasnya.
Ia menargetkan, cabang olahraga pencak silat dalam event empat tahun sekali itu dapat mendulang prestasi yang dapat mengharumkan nama Bumi Marunting Batu Aji.
"Dalam ajang Porprov di Kotim nanti, target utama menyumbang emas yang banyak. Harapan kedepan tetap kompak, persaudaraan semakin erat dan berpretasi," pungkasnya. (DANANG/B-7)









