SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya untuk meningkatkan luasan tanaman umbi porang di daerah ini. Bahkan targetnya, luasan lahan mencapai 1.000 hektare. 

"Kami ingin 1.000 hektare lebih tanaman porang di Kotim ini, karena ada potensi yang sangat menguntungkan," kata Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 26 April 2021.

Dia mengatakan, pertanian porang dianggap sangat menguntungkan dan bisa meningkatkan penghasilan atau perekonomian petani.

Hal itu dikarenakan hasil dari pertanian umbi porang tersebut bisa mencapai sekitar Rp 600 juta dari setiap hektare yang dikembangkan. 

"Dalam 1 hektare saja bisa ditanam 30 ribu bibit porang. Jika panen bagus, maka hasilnya bisa mencapai Rp 600 juta," kata Halikinnor. 

Sementara, saat ini di Kotim sendiri hanya sekitar 20 hektare tanaman porang yang dikembangkan petani. 

--page

"Kami yakin target tersebut bisa dicapai. Karena di Kotim banyak memiliki lahan tidur dan tanah subur," pungkas Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)