SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jumlah penumpang kapal laut yang berangkat dari pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hanya sekitar 2.269 orang, terhitung sejak awal Ramadan tahun ini.

Penumpang tersebut berangkat dengan 3 kapal yang tersedia, yakni dari PT Pelni KM Kelimutu serta KM Kirana I dan Kirana III dari PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Mereka berangkat dengan dua tujuan, yakni ke Surabaya dan Semarang. Dan keberangkatan sendiri untuk dari PT DLU 5 call, sedangkan dari PT Pelni 1 call. 

"Jumlah penumpang keseluruhan yang berangkat sejak awal Ramadan kemaren sekitar 1.550 orang," ujar Manager PT DLU Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto, Selasa, 27 April 2021. 

Rata-rata penumpang yang berangkat sekitar 250 hingga 350. Dan jumlah tersebut hampir sama rata-rata pada hari normal. Artinya, tidak ada peningkatan yang signifikan seperti Ramadan tahun 2019 lalu. 

Sementara, untuk keberangkatan dari PT Pelni sendiri, KM Kelimutu mengangkut sebanyak 719 orang penumpang. Yang berangkat dengan tujuan Surabaya. 

"Jumlah tersebut sudah sesuai dengan kapasitas di tengah pandemi covid-19 saat ini. Karena harus 50% dari jumlah maksimal penumpang," kata Kepala Cabang PT Pelni Sampit, Muhammad Jabir. 

--page

KM Kelimutu sendiri akan kembali melayani 1 kali keberangkatan pada 3 Mei 2021 mendatang. Sebelum adanya larangan mudik dari pemerintah yang berlaku pada 6 - 17 Mei 2021.

"Tinggal 1 keberangkatan dan kami akan membatasi jumlah penumpang. Harus 50% dari jumlah kapasitas maksimum," terang Jabir (MUHAMMAD HAMIM/B-11)