BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) bersiap menghadapi masa peniadaan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H/2021. Salah satunya dengan memastikan selama periode tersebut, kebutuhan pokok tersedia aman.
Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan, selama pembatasan kegiatan masyarakat dan larangan mudik, maka keperluan logistik diprioritaskan.
"Ketersediaan bahan pokok selama periode pembatasan kegiatan masyarakat dan larangan mudik aman. Ini sudah kita koordinasikan," kata Ahmadi Riansyah.
Ahmadi menyebutkan, nantinya memang moda transportasi angkutan penumpang akan berhenti beroperasi. Tapi pengangkut logistik masih diizinkan.
Sementara dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan harga, pihaknya akan melaksanakan operasi pasar. Hal itu sudah didapatkan dengan stakeholder terkait.
"Apabila terjadi inflasi dan kelangkaan kebutuhan bapok di Kobar, kita juga akan bersinergi dengan TNI, Polri dan instansi terkait lainnya," kata dia.
--page
Sebelumnya, pemerintah secara resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik lebaran 2021 selama 6 - 17 Mei sesuai SE Satgas Covid-19. (DANANG/B-11)









