PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai untuk mensukseskan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) perlu peran bersama.

Kepala DTPHP Kalteng, Sunarti menyampaikan sinergi tidak hanya dari DTPHP tetapi juga dari berbagai instansi yang ada di Kalimantan Tengah.

“Gabungan kelompok tani (Gapoktan) ini tidak bisa berdiri sendiri karena basicnya adalah petani. Kita perlu ada manajerial masuk ke situ,” sebutnya.

Ia mencontohkan kerja sama ini seperti Dinas Koperasi dan UKM yang bisa membimbing petani agar paham bagaimana membuat neraca. Kemudian Dinas Perdagangan bisa masuk untuk mencarikan pasar untuk beras, termasuk juga terkait pengemasan yang diinginkan pasar.

Selain itu dari desa juga bisa ikut andil dengan menyediakan support permodalan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  

--page

Sedangkan Dinas TPH lebih fokus pada pendampingan pengelolaan dan pengolahan pertanian sampai produksi padi dari petani. 

“Off farmnya banyak dinas lainnya perlu kerjasama. Kami sudah pernah membicarakan ini, tentang peran masing masing dinas,” sebutnya. (HERMAWAN DP/B-6)