PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Beberapa daerah khusunya Kalteng saat ini sudah memasuki musim kemarau, namun tidak menutup kemungkinan potensi hujan masih turun.

Meski demikian untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla di Kalteng masyarakat diimbau supaya tidak membakar lahan.

"Karhutla ini sangat berbahaya, kita pernah mengalaminya beberapa tahun lalu dimana kabut asap sangat pekat, jangan sampai tahun ini terjadi lagi, masyarakat harus menjaga dan jangan sampai dengan sengaja membakar lahan," ujar, Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak, Selasa, 27 April 2021.

Terlebih lagi saat ini pandemi Covid-19 masih juga belum mereda, sehingga jangan sampai Karhutla yang mengakibatkan kabut asap terjadi, dimana dampak buruknya akan dirasakan oleh semua orang.

"Cukup pandemi Covid-19 ini saja yang kita tanggulangi jangan sampai Karhutla lagi, kita memahami memang terkadang karhutla tanpa membakar lahan pun bisa terjadi akibat terik panas matahari, namun disisi lain supaya titik api tidak tersebar luas jangan dengan sengaja lagi membakar lahan," jelasnya.

--page

Dia berharap pemerintah dapat secara terus-menerus mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan, serta jika ada yang tetap melakukannya berikan sanksi untuk memberikan efek jera.

"Masih banyak cara untuk masyarakat yang hendak bertani tanpa membakar lahan, mari kita cegah bersama agar Karhutla tidak lagi terjadi di Kalteng," imbuhnya. (DONNY D/B-6)