BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Riduanto mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya peredaran uang palsu menjelang Lebaran 1442 Hijriah.
Dia mengatakan, menjelang hari besar keagamaan terutama Hari Raya Idul Fitri, kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan peredaran uang palsu.
"Seperti yang sering disosialisasikan perbankan yakni dilihat bentuk uangnya, diraba dan kalau bisa di terawang guna mengetahui keaslian duit tersebut," katanya, Kamis 29 April 2021.
Ketua Bapemperda itu juga meminta masyarakat apabila menemukan peredaran uang palsu diharapkan agar segera dapat melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat.
Berdasarkan data, peredaran uang palsu meningkat setidaknya di 13 wilayah Indonesia. Mulai dari, Jakarta, Cirebon, Balikpapan, Tegal, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur hingga Sulawesi Utara.
--page
"Meski sejauh ini belum pernah kita dengar di wilayah kita, tidak ada salahnya kita berhati-hati. Karena kejahatan bisa terjadi kapan saja," tutupnya. (HENDRI/B-5)








