BORNEONEWS, Puruk Cahu -Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI melalui program transformasi berbasis inklusi sosial merupakan upaya pemerintah dalam penguatan literasi di masyarakat dan pemerataan informasi untuk peningkatan kesejahteraan. Tahun ini, sebanyak 450 perpustakaan desa di 159 Kabupaten di 32 Provinsi di Indonesia masuk dalam program transformasi berbasis inklusi sosial.
Tahun ini ada 5 desa di Murung Raya yang masuk dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Desa yang mendapat bantuan dari Perpusnas RI yaitu, desa Danau Usung, desa Makunjung, Desa Bahitom, desa Puruk Kambang, desa Muara Untu.
“Transformasi perpustakaan bebasis inklusi sosial memiliki tujuan untuk meningkatkan terciptanya masyarakat yang sejahtera. Sekaligus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan meningkatkan penggunanaan layanan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan. Rencananya akan ada bantuan komputer, rak buku dan buku untuk masing-masing desa tersebut, ” tutur Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Murung Raya, Batara, Kamis.
Batara mengatakan, transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial mendesain perpustakaan dan koleksinya untuk dimanfaatkan masyarakat seoptimal mungkin. Hal ini menjadikan perpustakaan sebagai ruang untuk berbagi pengetahuan perpustakaan, ruang untuk belajar kontekstual dan perpustakaan sebagai ruang berlatih keterampilan kerja.
“Kedepannya semoga akan banyak lagi desa-desa di Murung Raya yang mendapatkan program transformasi perpustakaan dari Perpusnas RI. Kami berharap melalui program transformasi berbasis inklusi sosial ini dapat menghasilkan dampak yang luar biasa di tengah masyarakat. Perpustakaan berperan bukan hanya mencerdaskan masyarakat tetapi juga mensejahterakan masyarakat baik di tingkat keluarga maupun masyarakat secara luas,” ucap Batara saat menyampaikan sambutan di acara rapat koordinasi program transformasi perpustakaan desa Danau Usung, yang berlangsung di aula Kantor Desa Danau Usung.
--page
Sementara itu, Kepala Desa Danau Usung menyambut baik program transformasi perpustakaan desa di Danau usung, kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan kerjasama dari Perpusnas RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. “Kami berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Mura terus membimbing kami (Pemerintah Desa) supaya perpustakaan desa lebih maju lagi kedepannya,” ujarnya.
Team Konsultan Pendamping Program, Setyo Untoro menyampaikan dalam masa pandemi Covid-19 saat ini banyak hal yang terdampak terutama pada aspek kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Perpustakaan yang menjadi pusat literasi masyarakat harus bisa melakukan sesuatu untuk membantu masyarakat bangkit dari kesulitan. (trs)









