BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sedikitnya 463 jatah kuota internet dari pemerintah untuk pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik yang tersebar di 17 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Kapuas, belum memanfaatkan bantuan.
Kabar ini terungkap dalam pertemuan antara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupatsn Kapuas, Suwarno Muriyat dengan Muhammad Ramli yang mewakili Management MMS Regional Telkomsel Kalimantan, baru-baru ini.
Suwarno Muriyat menyatakan kesediaan menginformasikan hal ini kepada kepala sekolah, guru dan siswa melalui Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan.
“Kemungkinan belum dimanfaatkan kuota belajar bantuan Kemendikbud oleh siswa dan guru karena selama dalam bulan Ramadan pembelajaran diganti dengan kegiatan keagamaan yang dilakukan secara mandiri oleh siswa, secara langsung menggunakan kartu kendali kegiatan,” katanya, Senin 3 Mei 2021.
Dia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas tersediannya bantuan kuota belajar siswa dan guru.
--page
“Pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Kabupaten Kapuas sehingga pembelajaran dilakukan dengan cara Belajar Dari Rumah (BDR). Metode ini dapat terlaksana jika tersedia kuota dan jaringan internet sebagai media pembelajaran,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam surat Management MMS Regional Kalimantan perilah permohonan kerjasama reminder Pemanfaatan Kuota Belajar Pemerintah yang ditandatangani Teguh Kuncoro secara lengkap dan terinci menyebutkan jumlah, nomor dan lokasi bantuan kuota yang belum digunakan.
“Mengingat sudah dilakukannya injection kuota belajar kepada siswa/furu sesuai dengan aturan Kemendikbud dengan info resmi di web : https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/," jelasnya.
Untuk injection pertama sudah dilakukan pada tanggal 11-15 Maret 2021 dan akan dilakukan lagi, injection ke dua di bulan April dan Mei 2021 ini.
"Kami mohon bantuan Dinas Pendidikan untuk menginformasikan hal ini kepada sekolah,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








