BORNEONEWS, Sampit - Pandemi Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terjadi hari ini. Sehingga hal tersebut merubah tatanan masyarakat di daerah ini. Termasuk juga kegiatan turnamen olahraga.
Meskipun begitu, Komunitas Futsal Sampit (KFS) menggelar turnamen yang bertajuk Ramadan Cup. Sebagai langkah berupaya untuk melaksanakan kehidupan normal baru.
Kegiatan tersebut sendiri berbeda dengan yang dilaksanakan sebelum pandemi Covid-19. Karena pihak panitia terpaksa melarang kehadiran penonton di tribun atau sekitar lapangan. Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.
"Kami melarang keras penonton hadir, bahkan official tim juga kami batasi," kata Ketua KFS Adi Wahyudi, Senin 03 April 2021.
Untuk tetap mengobati kerinduan pecinta futsal, di partai semi final dan final, pihaknya menayangkan live melalui media sosial youtube.
--page
"Kami minta nonton dari rumah saja, kalau kelapangan, akan langsung kami suruh pulang. Karena kami menghindari kerumunan," kata Yudi, panggilan akrab Adi Wahyudi.
Turnamen tersebut sudah resmi ditutup, dan untuk pemenang atau juara pertama futsal putra yakni Zayd FC, juara kedua Takuviak FC, dan juara 3 bersama Khongsi FC dan Reborn FC.
Sedangkan, futsal putri juara pertama Zhifa Angel FC, kedua Sparta Angel Samuda, dan ketiga yakni Woomen City serta Sangsang FC.
Penyerahan hadiah sendiri dihadiri oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim Ahyar Umar, dan Ketua Asosiasi Futsal Kotim (AFK) Budiman.
Ahyar mengapresiasi kegiatan yang digelar komunitas tersebut. Apalagi, dirinya melihat kegiatan dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan.
--page
"Ini bisa menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya, saat menggelar turnamen. Sehingga, kegiatan olahraga di Kotim tidak stagnan ditengah pandemi Covid-19 ini," terang Ahyar. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









