BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah (Kalteng) Yulindra Dedy mengajak semua pihak untuk sama-sama memperhatikan arahan Presiden RI, Joko Widodo terkait aturan mudik.
“Tadi juga sudah jelas sama-sama mendengar dari pak Doni (Monardo) agar satu komando. Apa yang diarahkan pak presiden untuk tidak mudik itu menjadi suatu perhatian,” sebut Yulindra di Kantor Gubernur Kalteng, Senin 3 Mei 2021.
Melalui kebijakan tersebut ia berharap Covid-19 di Indonesia dan khususnya Kalteng dapat dikendalikan. Ledakan pasien Covid-19 di India bisa dijadikan pembelajaran agar tidak terjadi di Indonesia.
“Pembelajaran seperti yang terjadi di India jangan sampai terjadi di kita. Apalagi tadi yang disampaikan pak menteri masih ada tiga negara dengan penduduk besar yang belum meledak. Seperti indonesia Pakistan dan Nigeria,” sebut dia.
Sedangkan negara besar lainnya seperti Brazil, India, Bangladesh sudah terjadi ledakan kasus Covid-19. Apalagi berdasarkan pengalaman yang ada pasca libur panjang seringkali diiringi peningkatan kasus Covid-19.
--page
“Pengalaman yang ada pasca libur panjang seringkali diiringi peningkatan. Mudah mudahan di Kalteng tidak, itu yang menjadi harapan kita,” sebut dia. (HERMAWAN DP/B-5)









