BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian menyampaikan berbagai strategi utama dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.
Tito menyampaikan strategi utama penanganan Covid-19 adalah dengan menekan kasus baru dan menggurangi positivity rate Covid-19.
“Menekan kasus baru positif Covid-19 dan menggurangi positivity rate serta memperkuat kampanye 3M+2 dan 3T mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” sebutnya saat Rapat Koordinasi bersama Sekda Kalteng secara virtual di Aula Jayang Tingang, Senin, 3 Mei 2021.
Ia menyampaikan, kampanye tersebut ditegakan dengan regulasi dan hukuman, didukung oleh penegakan hukum dari polisi, TNI dan warga setempat.
Sedangkan langkah kedua, meningkatkan kesembuhan dengan meningkatkan kapasitas perawatan medis, peningkatan plasma penyembuhan dan bantuan psikologis untuk pasien.
--page
Langkah ketiga adalah mengurangi dan menekan kematian diantaranya meningkatkan jumlah personil dan peralatan medis, pasokan obat-obatan yang memadai.
Kemudian, pemisahan kelompok pasien umum dengan pasien komorbid, perlindungan terhadap kelompok rentan dengan kebijakan ketal misalnya WFH serta melakukan standarisasi perawatan RS rujukan Covid-19.
Terakhir, menjaga ketersediaan tempat tidur (BOR) diantaranya menjaga angka Bed Occupation Ratio (BOR) kurang lebih 70 persen, mengefektifkan pengelolaan lokasi isolasi pasien, meningkatkan fasilitas isolasi dan meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit. (HERMAWAN DP/B-7)









