KASONGAN –

BORNEONEWS,  Kasongan - Pria paruh baya berinisial (SY), warga Kelurahan Kasongan Lama nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di Jalan Pendahara Lama, Kecamatan Katingan Hilir. 

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono mengatakan, SY ditemukan warga tewas tergantung di gubuk dekat bangunan gedung sarang burung walet miliknya pada Senin, 3 Mei 202 sekitar pukul 14.00 WIB. 

Kapolsek mengatakan, kronologis kejadiannya bermula pada Minggu, 2 Mei 2021 sekitar pukul 07.00 WIB. 

SY pamit dari rumah kepada istrinya, Ne (51) untuk memberi makan anjingnya di Jalan DI Panjaitan atau Jalan Pendahara Lama tepatnya di lokasi pondok walet milik korban. 

Kemudian pada Senin, 3 Mei 2021 sekitar pukul 13.00 WIB, anak perempuan korban menerima sms dari ayahnya. "Nak ambil mayat babah di pondok walet ni nak," isi sms itu. 

--page

Selanjutnya, anak korban memberitahukan kepada ibunya, lalu sang ibu meminta mengecek ke pondok dan melihat motor korban ada terparkir di luar atau tidak masuk ke pondok dengan jarak kurang lebih 1 km. 

Kemudian, anak korban kembali dan menyampaikan ke ibunya bahwa motor ayahnya ada tidak jauh dari pondok.  Lalu, istri korban berangkat kembali mengecek sekitar pukul 13.30 WIB bersama dengan 3 orang keluarganya mendatangi pondok.

Mereka kemudian melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan leher terlilit tali kain. Kondisinya sudah meninggal dunia.  

Berikutnya, pihak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Katingan Hili. "Korban diduga meninggal akibat gantung diri," kata Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono.

Kapolsek mengatakan, dugaan sementara meninggalnya korban karena gantung diri. Tidak ada tanda-tanda luka atau memar di tubuh korban. Korban juga sebelumnya pernah melakukan  percobaan bunuh diri dengan meminum racun tikus. 

--page

"Korban diduga mengalami tekanan psikis yang berat semenjak anak perempuannya meninggal akibat laka lantas beberapa tahun yang lalu," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, pihak istri, anak dan keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian korban. Korban rencana akan dikebumikan besok, Selasa, 4 Mei 2021 di pemakaman Muslim Kereng Humbang Kasongan. (ABDUL GOFUR/B-7)