BORNEONEWS, Palangka Raya – Masjid menjadi salah satu tempat yang riskan dan berpotensi menjadi pembentuk klaster baru penularan Covid-19 jika tidak dijaga dan dikelola dengan baik, terutama dalam hal protokol kesehatan.
Salah satu program yang gencar digaungkan saat ini adalah gerakan masjid sehat, suatu program untuk menjaga masjid dari potensi penularan Covid-19.
Melalui program tersebut, masyarakat dan pengurus masjid diajak menjaga lingkungan baik terkait kebersihannya maupun langkah pencegahan virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) melalui penyemprotan disinfektan.
“PT Saka Farma Laboratories melalui hadir dengan Gerakan Aksi Masjid Sehat,” kata Pimpinan Cabang PT Saka Farma Laboratories Palangka Raya, Ghofur Ade Gartomo.
Agenda ini diwujudkan dalam penyemprotan disinfektan di lingkungan masjid serta bersih-bersih masjid agar umat muslim merasa nyaman dan aman dalam beribadah di situasi pandemi.
--page

“Gerakan Masjid Sehat merupakan salah satu rangkaian dari Promag. Agenda ini dilakukan seluruh kota besar di indonesia termasuk Palangkaraya dan sekitarnya,” sebutnya.
Salah satu masjid yang jadi sasaran penyemprotan disinfektan untuk wilayah Kota Palangka Raya dilaksanakan di Masjid Al-Husna. Begitu juga dengan masjid lainnya selama 20 April hingga 4 Mei bulan Ramadan.
“Suapaya Ramadan bisa terlewati dengan penuh berkah dan kembali dipertemukan dengan Ramadan tahun berikutnya tanpa pandemi,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/B-6)









