PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, biasanya feniomena kenaikan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat akan mengaami lonjakan. Terkait ini, Bupati Murung Raya Perdie meminta jajaran SKPD terkait melakukan pemantauan terhadap sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar.

Tidak hanya di Kota Puruk Cahu, Bupati juga meminta unsur Kecamatan ikut dalam memantau harga bekerja sama dengan SKPD khususnya Disperindagkop dalam hal memantau kondisi harga kebutuhan, khususnya kebutuhan masyarakat yang dibutuhkan jelang Lebaran ini.

Karena biasanya, ada oknum oknum pedagang yang mengambil kesempatan menaikan harga tidak wajar ketika permintaan masyarakat tinggi, sehingga melalui pemantauan dan pengawasan kenaikan harga bisa tetap terkendali.

“Kenaikan harga kebutuhan jelang Hari Besar Keagamaan secara umum memang menjadi fenomena pasar yang selalu terjadi dan tentu hal itu sulit untuk dihindari. Namun akan sangat disayangkan apabila kenaikan terjadi tidak beralasan dan tidak wajar sehingga harus dilakukan pengawasan,” jelas Bupati beberapa waktu lalu di Puruk Cahu.

Bupati juga menegaskan, kepada para pedagang untuk tetap berlaku profesional, jangan memanfaatkan kondisi seperti saat ini untuk meraup keuntungan berlebihan sehingga memberatkan masyarakat.

--page

Termasuk juga jangan sampai ada yang sengaja menimbun barang dagangan agar langkah di pasaran sehingga harganya naik, itu tentu melanggar aturan, dan pihak Disperindagkop diminta untuk menindak tegas apabila ada ditemukan hal semacam itu sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

sementara itu, terpisah, Kepala Disperinndagkop dan UKM Mura, Nyarutono menyatakan saat ini belum terjadi kenaikan harga di beberapa jenis kebutuhan pokok.

Dan pihaknya akan melakukan sidak ke pasar dan melakukan langkah langkah antisipasi kennaikan harga kebutuhan. (Trs)