SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Penyedian air bersih bagi masyarakat Kecamatan Jelai dan Kecamatan Pantai Lunci saat ini masih menjadi fokus Pemerintan Kabupaten Sukamara.

"Yang jelas, untuk fokus kita ini adalah bisnis terkait dengan pelayanan air bersih kepada masyarakat yang ada di Jelai dan Pantai Lunci dengan memanfaatkan Danau Tampenek," kata Sekda Sukamara, Sutrisno, Selasa, 4 Mei 2021.

Menurut dia, saat ini masyarakat masih kesulitan untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih, sehingga keberadaan Damau Tampenek tersebut diharapkan bisa menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat pesisir selama ini.

"Karena untuk wilayah Pantai dan Lunci dalam pemenuhan air bersih masih sangat susah. Sehingga dalam ekspos yang dilaksanakan PDAM kemarin membicarakan, berapa pelanggan yang nantinya bisa direkrut dan kapan air tersebut bisa dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi mengatakan bahwa air Danau Tampenek tahun ini belum bisa dialirkan kepada masyarakat di Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci, hal tersebut disebabkan adanya pandemi covid-19, membuat anggaran kegiatan peneydiaan sarana dan prasraana air bersih bagi masyarakat pesisir ikut terdampak.

--page

"Untuk tahun ini masyarakat belum bisa menikmati air bersih dari  Danau Tempanek, memang targetnya tahun 2021, karena berkenaan adanya covid-19, jadi tidak bisa," ujar H Ahmadi.

"Mungkin di tahun 2022 atau di 2023 baru bisa disalurkan, kita berharap kondisi bisa cepat kembali seperti semua, karena kebutuhan air bersih memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat," tukasnya. (NORHASANAH/B-7)