PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui rilisnya mengungkapkan, nilai ekspor Kalteng pada bulan Maret 2021 mengalami peningkatan sebesar 0,90 persen.

Dijelaskannya, selama Maret 2021 nilai ekspor Kalteng mencapai US$ 218,56 juta atau meningkat 0,90 persen jika dibanding bulan Februari yang hanya senilai US$ 216,61 juta.

"Untuk komoditas ekspor Kalteng pada Maret 2021 seluruhnya merupakan komoditas barang non migas," ucapnya, Selasa, 4 Mei 2021.

Dia menerangkan, peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya ekspor hasil tambang senilai US$ 11,88 juta atau 8,45 persen.

Sedangkan hasil pertanian dan hasil industri mengalami penurunan masing-masing senilai US$ 2,71 juta atau 92,81 persen dan US$ 7,22 juta atau 9,88 persen.

--page


"Kalau untuk Nilai ekspor periode Januari–Maret 2021 yakni mencapai US$ 667,74 juta atau naik sebesar 24,40 persen jika dibanding periode yang sama tahun 2020," bebernya. (DONNY/B-7)