TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran atau BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur menggelar rapat koordinasi persiapan pembelajaran tatap muka.

Rapat koordinasi yang diadakan di kantor BPBD Damkar, Selasa, 4 Mei 2021 tersebut diikuti oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan serta Kantor Kementerian Agama Barito Timur.

"Sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri, kami dari BPBD Damkar mengkoordinasikan bersama dinas kesehatan, dinas pendidikan dan kantor kementerian agama agar pada tahun ajaran 2021/2022 ini Barito Timur bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka," ujar Kepala BPBD Damkar Barito Timur Riza Rahmadi saat diwawancarai seusai rapat.

Menurutnya, dalam rapat koordinasi itu dilakukan pembagian tanggung jawab masing-masing instansi terkait untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

"Nanti satu bulan ke depan kami akan mengadakan pertemuan lagi untuk melakukan evaluasi apa yang menjadi kendala sebagai bahan laporan kepada pimpinan," imbuhnya.

--page


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung mengungkapkan, pihaknya menargetkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan atau PTK telah menerima vaksinasi covid-19 sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

"Jadi kami menunggu vaksin yang akan datang dan segera melakukan vaksinasi seluruh PTK yang ada di Barito Timur, saat ini juga sudah mulai berjalan," kata Jimmi.

Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Barito Timur, Pujiono menyebut pertemuan itu sangat baik karena merupakan akselarasi persiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas sesuai dengan SKB 4 menteri.

"Semua kita adalah orang-orang yang bertanggung jawab sehingga ini dapat berjalan dengan baik, namun tanpa adanya vaksinasi tanpa adanya pengisian daftar dapodik pada daftar periksanya maka tidak akan berjalan dengan baik," ucapnya.

Karena itu sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan ini, Pujiono berjanji akan mendorong satuan pendidikan untuk segera memperbaiki daftar periksa pada dapodik masing-masing sehingga pada bulan Juni atau Juli 2021 pembelajaran tatap muka sudah bisa dilakukan.

"Tapi semua ini akan bergantung pada situasi perkembangan penyebaran covid-19 di daerah setempat," lanjutnya.

Kasi pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama, H Maslan juga menambahkan, setelah berjalan, pembelajaran tatap muka akan dievaluasi setiap bulan untuk mengetahui kendala yang dihadapi.

"Yang paling penting vaksinasi bagi PTK harus diselesaikan dulu sebelum mulai pembelajaran tatap muka dimulai. Di madrasah se Barito Timur ada 408 PTK," kata Maslan. (BOLE MALO/B-7)