PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Di tengah bulan Ramadan 1442 H, kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), masih terus bertambah. Ada penambahan 15 kasus, berdasarkan data sebaran pasien Covid-19 yang diunggah satuan tugas Covid-19 Kobar pada Rabu, 5 Mei 2021.

Dengan adanya penambahan tersebut, maka jumlah total kasus Covid-19 di Kobar kini mencapai 3.136 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 3 April 2020.

Informasi tersebut, disampaikan satuan tugas penanganan Covid-19 yang diakses tim Borneonews bersumber dari website resmi http://covid19.kotawaringinbaratkab.go.id/ dan website resmi satgas Covid-19 Kalteng https://corona.kalteng.go.id/

"Tambahan 15 kasus baru Covid-19, terbanyak berada di wilayah Kecamatan Pangkalan  Lada dengan jumlah 8 orang. Disusul Kecamatan Kuami 5 orang dan Arut Selatan 2 orang," kata kata Nurhidayah selaku ketua Satgas Covid-19 Kobar dalam rilsinya.

Dengan update data tersebut, maka kasus aktif Covid-19 di Kobar saat ini sebanyak 148 orang. Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri.

--page

Dalam data yang sama, juga disampaikan ada penambahan 9 orang pasien sembuh dari Covid-19. Pasien sembuh seluruhnya berasal dari Kecamatan Arut Selatan. Sehingga, jumlah pasien sembuh saat ini berjumlah 2.933 orang.

Kabar duka kembali disampaikan, dengan bertambahnya 1 pasien Covid-19 meninggal dunia. Maka jumlah kasus meninggal di Kobar saat ini tercatat sebanyak 55 orang.

Dengan masih mewabahnya pandemi Covid-19, Nurhidayah selalu menghimbau kepada masyarakat, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebagai upaya menekan penyebaran virus corona di Kobar.

"Saya atas nama pemerintah daerah tidak bosan - bosannya, untuk mengingatkan kita semua bahwa sampai saat ini kita masih dalam masa pandemi Covid-19, oleh karena itu mari kita bersama - sama tetap selalu menjaga kesehatan, dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah dan menekan penyebaran Covid-19," pungkasnya. (DANANG/B-7)