PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sejak tahun 2020 hingga tahun ini memasuki bulan kelima 2021, negara kita Indonesia masih mengalami pandemi Covid-19, sedangkan laju pertumbuhan ekonomi Alhamdulillah di Kabupaten Pulang Pisau mengalami peningkatan sebesar 2,69%.

Direktur Badan Pusat Statistik Pulang Pisau OO Suharto di kantornya pada 20 April 2021 menyatakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pulang Pisau mengalami peningkatan sebesar 2,69%, menjadikannya sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua setelah Kabupaten Gunung Mas.

Pertumbuhan ekonomi didukung oleh pertanian, pertanian, perkebunan, perdagangan dan pengolahan, namun tetap didukung oleh industri CPO atau industri perkebunan kelapa sawit.

Pulang pisau juga didukung oleh industri pembuatan pasir dan Tambang Emas Rakyat karena kenaikan harga. Bangkit, jadi dampaknya besar. Untuk pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2020 lalu.

"Dari segi angka kemiskinan, Kabupaten Plumpisau menempati urutan kelima dari 4,09% angka kemiskinan seluruh wilayah di Kalimantan Tengah, atau dapat disimpulkan Kabupaten Plumpisau memiliki angka kemiskinan tertinggi, namun tidak terlalu tinggi," ucapnya.

--page

Sektor-sektor yang terpengaruh atau dikontrak sebelum periode pandemi termasuk jasa konstruksi, restoran dan minuman, akomodasi, jasa transportasi, akomodasi dan jasa lainnya.

OO Suharto melanjutkan, pada tahun 2020, sensus Kabupaten Prang Bissau akan mencapai 67% generasi muda dan 5% penduduk Kalimantan Tengah.

"Dalam hal ini, bahkan di beberapa area layanan ini, nampaknya sangat sepi, karena tidak disarankan untuk mengumpulkan orang dalam jumlah besar untuk menghindari pembuatan cluster terbaru," katanya.

OO Suharto menyimpulkan Perlu diketahui bahwa pada tahun 2021, Kementerian Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan diperbarui melalui layanan sosial di semua daerah dan kota pada tahun 2021. (ang)