PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dengan adanya gerakan cinta zakat yang baru saja diluncurkan, Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri berharap, gerakan tersebut menjadi momentum awal kebangkitan zakat di Kalteng.

Dia menjelaskan, gerakan cinta zakat juga bisa sebagai pilar dalam mengurangi kesenjangan sosial, mendorong ekonomi kerakyatan, serta mengentaskan kemiskinan khususnya di Bumi Tambun Bungai.

"Kita ketahui bersama zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat yang beragama muslim, karena zakat merupakan salah satu pilar dalam rukun islam," ujarnya, Rabu. 5 Mei 2021.

Selain itu, melalui zakat juga umat muslim diajarkan untuk peduli terhadap sesama, saling berbagi, gotong royong, membantu, yang mampu menolong yang lemah agar lebih berdaya, sehingga akan dapat mempersempit jurang kesenjangan sosial.

"Dalam skala makro, keberhasilan pembangunan salah satunya juga diukur dengan berkurangnya jumlah masyarakat miskin," tuturnya.

--page

Diungkapkannya, berdasarkan laporan Pusat Kajian Strategis (PUSKAS) Baznas pada tahun 2021, program yang telah dijalankan Baznas di Kalteng pada tahun 2020 turut membantu menekan jumlah masyarakat miskin meskipun masih dalam kisaran 1 persen.

"Tentun ini adalah keberhasilan semua pihak yang turut berkontribusi dalam upaya peningkatan ekonomi, meski di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini," tutupnya. (DONNY D/B-7)