PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk tidak panik dengan temuan berbagai varian mutasi virus corona di berbagai wilayah Indonesia.

Terkait itu, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk perlindungan diri dari penularan covid-19.

“Pemerintah juga telah mengantisipasi masuknya TKI dari luar negeri. Pangdam dan Kapolda di daerah diminta mengintegrasikan seluruh instansi pusat yang terlibat dalam kepulangan TKI,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dilansir dari situs covid19.go.id

Wiku mengatakan hal itu dilakukan untuk memudahkan kontrol terhadap TKI yang pulang ke Tanah Air dan mengetatkan mekanisme skrining dan karantina. Sekaligus mencegah adanya oknum yang melakukan pelanggaran terkait dengan prosedur kedatangan ke tanah air.

Ia menyampaikan berdasarkan hasil whole genome sequencing (WGS) per 3 Mei 2021 yang bersumber dari bank data GISAID, ada 13 virus dengan varian B117 asal Inggris ditemukan dan 2 virus dengan varian B1617 asal India serta varian B1351 asal Afrika Selatan.

--page

Sedangkan untuk varian B117 ditemukan di Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Sementara pada varian B1617 ditemukan di Jakarta, dan 1 virus dengan varian B1351 di Bali. (HERMAWAN DP/B-11)