BORNEONEWS, Palangka Raya - Data BPS Kalteng menunjukkan Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan di Kalteng mengalami kenaikan sebesar 0,81 persen di bulan April 2021.
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan NTP gabungan Kalteng di bulan April 2021 tersebut senilai 113,07 naik 0,81 persen jika dibandingkan bulan Maret 2021 yang hanya 112,16.
"Peningkatan ini didorong karena kenaikan nilai tukar di subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,53 persen dan subsektor perikanan 1,17 persen," katanya, Kamis, 6 Mei 2021.
Dia menjelaskan, NTP tertinggi terjadi di subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 123,66, diikuti subsektor hortikultura 103,71, peternakan 103,40, perikanan 102,07 serta tanaman pangan 97,48.
Selain itu, untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga mengalami kenaikan sebesar 0,55 persen, dari 114,22 di bulan Maret 2021 menjadi 114,85 pada April 2021.
Kemudian, indeks harga yang diterima petani (It) yakni sebesar 122,08 atau naik 0,72 persen dan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yaitu sebesar 107,97 mengalami penurunan sebesar 0,09 persen.
--page
"Kalau untuk indeks konsumsi rumah tangga di April 2021 yaitu sebesar 108,50, hal ini mengalami penurunan sebesar 0,18 persen dibandingkan bulan Maret 2021," tuturnya. (DONNY D/B-11)









