PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Strategi mitigasi risiko Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dinilai dapat mendorong manajemen pengadaan barang dan jasa yang proaktif di lingkup pemerintah.

“Tujuan strategi mitigasi risiko PBJ mendorong manajemen pengadaan barang dan jasa yang proaktif,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri saat memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Strategi Mitigasi Risiko (PBJ), di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis 6 Mei 2021.

Fahrizal mengatakan, mitigasi risiko PBJ juga bertujuan untuk mengurangi risiko PBJ dan memberikan dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan dan perbaikan kinerja.

Disamping itu, meningkatkan efektivitas alokasi dan efisiensi penggunaan sumber daya organisasi, meningkatkan kepatuhan kepada ketentuan, meningkatkan kepercayaan publik dan meningkatkan ketahanan organisasi.

Melalui strategi mitigasi risiko PBJ diharapkan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dapat kredibel dan memiliki dampak risiko yang rendah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.

--page

Adapun biasanya pihak pihak yang perlu melakukan strategi mitigasi risiko ini adalah pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran serta pejabat pembuat komitmen. (HERMAWAN DP/B-7)