PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jasa Raharja Cabang Kalteng memfasilitasi masyarakat dengan mudik online aman dan enak (Molae). Inovasi ini diluncurkan menyikapi kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Selain mendukung pemerintah dalam menekan penularan Covid-19, inovasi ini sekaligus membantu masyarakat melakukan silaturahmi dengan keluarga tanpa harus bertatap muka. 

"Adanya pembatasan, kami berinovasi memfasilitasi masyarakat untuk mudik online," kata Kepala Jasa Raharja Cabang Kalteng, M Iqbal Hasanuddin, Kamis, 6 Mei 2021. 

Dia menuturkan, fasilitas mudik online ini dapat dimanfaatkan masyarakat melalui aplikasi JRku. Aplikasi tersebut bisa langsung di-download di playstore. Masyarakat akan mendapatkan kuota internet yang bisa digunakan untuk menghubungi keluarga atau secara virtual. 

"Secara nasional, kuotanya 5.000 orang. Untuk di Kalteng, mendapat kuota yakni untuk 100 orang," ungkapnya. 

--page

Lantas, bagaimana caranya untuk bisa memanfaatkan fasilitas tersebut? 

Pertama, download aplikasi JRku. Kedua, klik mudik. Ketiga, ambil token dengan cara memasukan nomor handphone pendaftar. Keempat, mengisi data pendaftar menggunakan token yang dikirim via sms. 

Kelima, mengisi data keluarga di daerah lain. Keenam, pendaftaran lokasi domisili peserta. Berikutnya, pendaftaran lokasi domisili keluarga di daerah lain dan terakhir, verifikasi data pendaftaran.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas itu, bisa melakukan pendaftaran. Nomor yang dimasukan dalam pendaftaran itu yakni milik diri sendiri dan keluarga yang akan dihubungi. Nantinya, semua melalui proses verifikasi. 

Selain terkait mudik online, pihaknya juga berpartisipasi di posko pelayanan. Salah satunya untuk memantau arus lalu lintas, termasuk memonitor bila terjadi kecelakaan lalu lintas. Namun, pihaknya tetap berharap, pengendara selamat sampai tujuan. 

"Kami juga melakukan pemasangan spanduk imbauan pencegahan kecelakaan di beberapa lokasi dan koordinasi dilakukan dengan instansi terkait. Kemudian, ada juga aksi simpatik membagikan APD, seperti di pos penyekatan Kapuas dan Bartim," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-7)