BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Kurun berhasil menjadi sekolah penggerak dari Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Kepala SMP Negeri 6 Kurun, Brata mengatakan, sekolah penggerak merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
“Untuk menjadi sekolah penggerak ada tahapan yang harus diikuti, mulai dari tahap seleksi, di mana saat itu yang mengikuti ada sekitar 20 ribu sekolah se-Indonesia,” ujarnya, Kamis 6 Mei 2021.
Selanjutnya yang lolos tahap akhir sekitar 2.500 sekolah se-Indonesia, di mana SMPN 6 Kurun termasuk sekolah yang lolos seleksi dan menjadi sekolah penggerak.
Dia menuturkan, selain SMP Negeri 6 Kurun, ada 9 sekolah lainya dari Kabupaten Gumas yang lolos menjadi sekolah penggerak.
--page
Ke-9 sekolah yang lolos seleksi sekolah penggerak dari Kabupaten Gumas adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kurun, SMP Negeri 2 Kurun, dan SMP Negeri 2 Tewah.
Kemudian, Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Kuala Kurun, SD Negeri 1 Fajar Harapan, SD Negeri 2 Tumbang Jutuh, SD Negeri 2 Tumbang Malahoi, SD Negeri Transmigrasi Tumbang Kajuei, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kuala Kurun.
Saat upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kuala Kurun, Senin 3 Mei 2021 lalu, Brata juga menerima langsung piagam penghargaan terkait sekolah penggerak dari Bupati Gumas Jaya S Monong.
“Saya ucapkan selamat kepada sekolah yang lolos seleksi menjadi sekolah penggerak,” tukas Bupati Gumas. (MAGANG/B-7)









