BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) optimis ekonomi Kalteng tumbuh positif walaupun ditengah pandemi Covid-19.
“Meskipun berdasarkan data BPS ekonomi Provinsi Kalteng pada triwulan I tahun 2021 (year on year) mengalami kontraksi sebesar 3,12 persen, Pemprov Kalteng tetap optimis bahwa hal tersebut dapat diperbaiki pada triwulan-triwulan berikutnya,” sebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Fahrizal Fitri, Kamis, 6 Mei 2021.
Ia menyampaikan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi pihaknya telah bersinergi dengan Kantor OJK Kalteng, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng beserta Lembaga Jasa Keuangan, melalui pengembangan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Fahrizal mengatakan beberapa program yang telah dilaksanakan, antara lain Kredit UMKM Berkah dari Bank Kalteng yang merupakan program Kredit/Pembiayaan Melawan Renternir (KPMR) dengan suku bunga sebesar 5,5 persen.
“Suku bunga sebesar 5,5 persen effective per annum lebih rendah dari suku bunga KUR sebesar 6 persen effective per annum,” tambah Fahrizal.
--page
Ia menuturkan kredit tersebut merupakan kredit tanggung renteng tujuh orang dengan jumlah maksimal sebesar Rp15 juta per orang.
“Sejak di-launching pada bulan Oktober 2021 sampai dengan saat ini, jumlah debitur dan realisasi Kredit UMKM Berkah telah mencapai 28 debitur dengan total plafon sebesar Rp342 juta,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-5)









