BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson menyayangkan adanya oknum yang secara sengaja merusak areal pemakaman Kristen.
Rinie sangat mendukung agar polisi segera menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.
“Sangat disesalkan tindakan demikian, karena ini sudah di luar batas-batas norma, apa sih salahnya kuburan sampai dirusak seperti itu," kata Rinie, Jumat, 7 Mei 2021.
Rinie menyebutkan kasus pengrusakan terhadap areal pemakaman di Jalan Jenderal Sudirman Km 6 Sampit ini memang cukup membuat pihaknya terusik.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan oknum pengrusakan ini sepertinya memang murni tindakan kriminal dan disengajakan.
--page
“Yang jelas itu sudah perbuatan kriminal, merusak fasilitas secara sengaja. Jadi, kita tinggal mendukung aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus ini sampai diketahui siapa pelaku yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengakui, kasus pencurian memang kerap terjadi di areal pemakaman itu. Bahkan, kusen pintu untuk WC pernah digondol maling bersama dengan perlengkapan lainnya.
“Kalau sebelumnya saya tahu memang kerap terjadi kasus pencuriannya tetapi yang pengrusakan dengan jumlah besar dan banyak baru ini pertama kalinya, nisan dan kuburan dirusak," tandasnya. (NACO/B-7)









