BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar H-5 lebaran, Sabtu, 8 Mei 2021 omset penjualan pakaian di Pasar Indra Kencana, mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Menurut salah seorang pedagang pakaian yang mengaku bernama Iin, walau peningkatan omset penjualan tidak seperti sebum terjadinya pandemi covid-19,namun jelang lebaran tahun ini omset penjualan lumayan menggembirakan.
"Peningkatan terjadi sejak H-7 atau sekitar tanggal 6 Mei 2021 kemarin. Pasar mulai ramai sejak pagi hingga pukul 21.00 WIB. Kondisi ini diprediksi bakal berlangsung hingga jelang Lebaran. Menurut kesimpulan saya setelah menanyai beberapa pembeli, rata-rata mengatakan meningkatnya harga sawit belakangan ini membuat perekonomian mereka mengalami peningkatan. Saya kita hal ini membuat daya beli masyarakat mulai membaik," ujar Iin.
Menurut Iin, dengan banyaknya pembi yang datang berbelanja pakaian lebaran, terjadi peningkatan omset sekitar 30 hingga 40 persen.
"Tetapi bila dibandingkan dengan omset pe jualan pada masa sebelum pandemi covid-19, keuntungan yang diraih masih jauh menurun. Biasanya, jelang lebaran saya berani stok pakaian dalam jumlah banyak, namun saat ini hal itu tidak dilakukan," jelas Iin.
--page
Iin menjelaskan alasan kenapa ia dan rata-rata pedagang tidak berani lagi menyetok pakaian dalam jumlah banyak.
"Karena saat pandemi ini, tentunya daya beli masyarakat menurun, tidak lagi bisa disamakan dengan masa sebelum covid-19. Walau demikian dengan adanya sedikit peningkatan omset ini saya sudah sangat bersyukur," jelas Iin.(WAHYU KRIDA/B-5)









