BORNEONEWS, Pangkalan Bun -DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat meminta semua pihak, terutama Satgas Covid-19 Kobar mewaspadai potensi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri 1442 H.
Ketua DPRD Kobar Barat, Rusdi Ghozali meminta semua pihak agar mulai mengantisipasi dan bersiap menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19, karena kasus Covid-19 belum berakhir dan justru kembali beredar informasi ada virus dengan varian baru.
"Berkaca pada pengalaman tahun lalu, kami sangat khawatir terjadi lonjakan kasus virus corona pasca lebaran ini. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan. Sebab bila melihat grafik kasus positif Covid-19 situasi belum normal," katanya.
Satgas Covid-19 Kobar harus memperketat lagi pengawasan protokol kesehatan, baik di pusat layanan publik, serta temlat keramaain seperti pusat perbelanjaan.
"Tidak bisa dipungkiri, larangan mudik ini juga berpotensi menumpuknya aktivitas masyarakat dalam kota. Itu juga harus dilakukan pengawasan ketat," tuturnya.
--page
Dia juga mengimbau masyarakat selalu disiplin terhadap anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan. Diharapkan masyarakat dapat menahan diri untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan hindari kerumunan.
"Kita sangat mengapresiasi kinerja Satgas Covid-19 yang hingga kini tak kenal lelah terus melakukan pendisiplinan Prokes, serta para tim medis yang juga menjadi garda terdepan penanganan Covid-19. Untuk itu diharapkan masyarakat dapat mendukung usaha dan kerja keras mereka dengan disiplin Prokes yaitu memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan dengan sabun," pungkasnya. (DANANG/B-6)









