PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, segera membangun kembali gedung SDN Tumbang Tabulus, Desa Tumbang Naan, Kecamatan Seribu Riam yang terbakar pada Rabu (5/5).

"Pembangunan gedung baru ini akan dipercepat mendahului APBD Perubahan tahun 2021, sehingga pembangunannya bisa dilaksanakan Juni nanti," kata Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph di Puruk Cahu, Minggu.

Menurut dia, estimasi pembangunannya memerlukan waktu selama empat bulan, jadi 1 Oktober 2021 gedung baru sudah bisa digunakan untuk kegiatan proses belajar mengajar.

Kebakaran gedung SDN Tumbang Tabulus yang berada di pedalaman Kabupaten paling utara Kalteng itu menyebabkan sebanyak 53 siswa terdampak dan kehilangan tempat belajar. Untuk sementara ini para guru diminta tetap memberikan tugas rumah kepada murid.

"Kita minta agar kegiatan belajar mengajar pada SDN ini tetap dilaksanakan, meski mereka sudah tidak memiliki gedung sekolah," kata Perdie yang telah meninjau lokasi kebakaran pada Jumat (7/5).

Ia mengatakan, sebagai solusinya, bangunan rumah dinas guru milik Dinas Pendidikan yang letaknya berdekatan dengan gedung sekolah yang terbakar tersebut bisa difungsikan menjadi ruang kelas untuk sementara waktu.

"Kita pastikan aktivitas belajar mengajar tetap bisa dimulai pada 31 Mei nanti," ucapnya.

--page

Pada kunjungan itu, Bupati Perdie M Yoseph menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, di Dusun Tumbang Tabulus, Desa Tumbang Naan, Kecamatan Seribu Riam.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Murung Raya, Ferdinand Wijaya menyebutkan untuk bangunan sekolah yang terbakar telah dilaporkan pihaknya ke pemerintah pusat karena masuk program "block grant"

"Karena hal ini harus diketahui pemerintah pusat, sehingga kedepan kita bisa dapat bantuan untuk bangunan baru. Untuk APBD pembangunannya tiga ruang kelas, sementara tiga ruang kelasnya bisa diteruskan menggunakan APBN," ujar Ferdinand.

ANTARA