BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah menekankan agar pelaksanaan protokol kesehatan menjelang dan pelaksanaan lebaran Idul Fitri harus diperketat.
Upaya itu harus dilakukan menyusul tingginya penularan terhadap pasien Covid-19 di Kabupaten Kotim belakangan ini.
“Saya mengajak semua pihak terutama masyarakat untuk sama-sama melaksankaan prokes ini," katanya, Senin 10 Mei 2021.
Sehingga jangan salah anggap dengan aturan pemerintah seperti prokes salat tarawih hingga salat Idul Fitri nantinya.
"Karena saya sebagai orang yang pernah terinfeksi menyatakan bahwa virus itu memang ada dan sangat menyakitkan,” tukasnya.
--page
Politisi Partai Gerindra ini pernah diinfeski kejamnya wabah yang kini masih belum berakhir. Hampir satu bulan ia dirawat dengan intensif di RSUD dr Murjani.
Dia awalnya tidak mengira terjangkit wabah itu namun ternyata setelah dilakukan pengecekan dia terinfeksi kala itu.
"Saya sampaikan kalau virus itu ada, makanya anjuran untuk prokes pemerintah itu memang benar dan bukan mengada-ngada,”tegasnya. (NACO/B-6)









