PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) melakukan upaya predictive maintenance.

"Dari sisi keandalan jaringan distribusi listrik ke pelanggan, kegiatan care for asset menjadi mitigasi risiko yang dilakukan PLN untuk mencegah terjadinya gangguan dengan melakukan upaya predictive maintenance," kata General Manager PLN Kalselteng, Tonny Bellamy, Senin, 10 Mei 2021.

Dia menjelaskan predictive maintenance berupa pengecekan kondisi aset jaringan listrik, dan perintisan pohon, khususnya di titik rawan yang berpotensi menyebabkan gangguan. 

PLN juga melakukan upaya corrective maintenance, yakni upaya percepatan penyelesaian gangguan yang bisa terjadi akibat faktor alam seperti hujan, sambaran petir dan kerubuhan pohon. 

"Perintisan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik sudah kami selesaikan. Masa siaga kami tetapkan mulai tanggal 12 April 2021 hingga 19 Mei 2021," terangnya.

--page

Itu artinya pemeliharaan rutin saat ini sudah dihentikan, pihaknya hanya fokus melakukan upaya corrective maintenance, sehingga jika ada padam listrik saat ini, itu bukan karena adanya pemeliharaan, murni karena gangguan. (HERMAWAN DP/B-6)