BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Cuaca ekstrem yang terjadi ternyata turut mempengaruhi hasil panen para petani padi di Kabupaten Seruyan.
Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, Albidinnor mengakui bahwa hasil panen padi di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur, tahun ini tidak sebaik tahun tahun sebelumnya.
Beberapa faktor yang mempengaruhi hasil penen padi petani, seperti adanya cuaca ekstrim, kondisi ini berdampak pada serangan hama dan penyakit pada tanaman padi.
“Serangan hama dan penyakit sangat merepotkan petani kita, karena jenisnya beragam,” kata Albidinnor, Senin, 17 Mei 2021.
Di jelaskan, berbagai hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi seperti serangan hama pipit, hama wereng, busuk pangkal batang hingga penyakit kuning, yang menyerang padi.
--page
Dari kendala yang dihadapi petani ini, menurutnya akan terus memacu semangat DKPP Seruyan, melalui tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk melakukan upaya pembinaan, pengawasan untuk membantu para petani.
“Mudah-mudahan dengan berbagai upaya yang terus kita lakukan, kendala-kendala ini, bisa kita atasi bersama, sehingga hasil panen para petani kembali meningkat,” tandasnya. (FAHRUL/B-5)








